Postingan

Menampilkan postingan dengan label Literasi

Penentu Seseorang Terpikat dengan Buku yang Ingin Dibacanya

Gambar
Cover buku yang menarik Apakah kamu tipe orang yang suka membaca buku? Apa yang menjadikanmu tertarik untuk mengetahui lebih dalam isi sebuah buku? Sebelum memutuskan untuk membaca buku, tiap orang memiliki cara unik dalam menentukan pilihan buku yang akan dibacanya. Pertimbangan sebelum membaca buku juga sangat penting. Karena jika tidak sreg dan tidak sesuai dengan alur serta isi buku seperti yang diharapkan akan sangat dimungkinkan tidak jadi dibaca hingga bab terakhir. Malah kadang hanya dibaca maksimal10 halaman sudah tidak ingin melanjutkan membaca kembali. Nah untuk itu, kali ini akan berbagi sedikit mengenai beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan untuk memilih buku yang akan dibaca. Cekiduut Cover Buku Cover buku menjadi bagian terpenting yang tidak bisa dipisahkan dengan peminat pembaca. Tampilan cover yang menarik dan enak dipandang membuat orang bertanya-tanya mengenai isi di dalamnya. Selain itu, warna pada cover buku juga menentukan p...

Seberapa Sering Intensitas Membacamu dalam Satu Minggu

Gambar
Image: pexels Terimakasih sudah meluangkan waktunya membuka dan membaca tulisan di blog ini, semoga bisa diambil manfaatnya. Membaca merupakan salah satu kegiatan yang hampir setiap hari dilakukan oleh semua orang. Mulai dari membaca berita di televisi ataupun media sosial, membaca chat dengan orang lain ataupun membaca status timeline media sosial orang lain. Tak hanya membaca yang dilakukan menggunakan perangkat elektronik, buku juga termasuk bahan bacaan yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja dari aktivitas membaca. Membaca buku memiliki persepsi yang berbeda-beda untuk setiap orang. Ada yang lebih suka membaca sesuatu melalui perangkat elektronik, ada juga yang lebih suka membaca dari buku. Kebanyakan generasi milenial saat ini lebih menyukai membaca dari perangkat elektronik dan enggan untuk membaca buku. Alasannya pun berbeda-beda. Bisa karena tulisan kurang menarik dan tidak berwarna, ada juga yang beranggapan jika membaca buku tidak praktis dan dianggap kutu buku. P...

Karena Bacaan Fiksi Itu Menghanyutkan

Gambar
Image: pexels Suka bacaan fiksi atau non fiksi? Setiap orang memiliki kesukaannya masing-masing terhadap buku yang dibacanya. Seperti lebih suka pada buku fiksi atau justru non fiksi. Kalau saya lebih suka bacaan non fiksi, akan tetapi jika membaca buku fiksi juga tetap bisa menikmati. Namun terkadang sulit untuk langsung memahami alur ceritanya karena bacaan yang terlalu panjang. Contoh bacaan fiksi seperti novel dan cerpen yang berupa cerita fiktif, dalam membacanya, pembaca diharapkan mampu berimajinasi dengan alur ceritanya hingga akhir bab. Selain itu, pembaca yang mampu berimajinasi hingga mampu seperti masuk ke dalam cerita akan ikut terhanyut dalam alur cerita yang dibacanya. Berbeda halnya dengan bacaan non fiksi, meski bagi kebanyakan orang dianggap bacaan berat, tetapi bagi orang yang menyukainya juga akan lebih mudah dalam mengartikan dari buku yang dibacanya. Nah berikut alasan mengapa bacaan fiksi itu menghanyutkan. Pembaca Mudah Terbawa Suasana dan Alur Cerita ...

Pentingkah Koleksi Buku yang Tidak Berkaitan dengan Perkuliahan?

Gambar
Foto: pexels.com Saat ini membaca buku menjadi hal yang asing bagi kebanyakan orang. Rutinitas sehari-hari yang sudah padat merayap menjadi alasan untuk tidak membaca buku. Buku apa saja, tidak harus buku pelajaran atau buku perkuliahan, tetapi buku cerita, buku motivasi hingga komik. Namun terkadang ada yang beranggapan mengapa perlu membaca buku yang tidak ada kaitannya dengan perkuliahan atau pembelajaran. Wajarkah jika ada yang berkata seperti itu kepadamu? Lalu apa reaksimu? Memang, budaya membaca kian berkurang seiring berkembangnya era digital yang semuanya serba elektronik. Orang lebih suka menghabiskan waktunya untuk melihat timeline , status followers nya hingga berburu belanjaan yang tak ada habisnya. Apa yang salah dengan membaca buku? apa terkesan udik hingga jarang orang yang mau membacanya? Padahal yaa kita tahu ungkapan bahwa "membaca bisa mebuka cakrawala dunia, memberikan kita segudang ilmu baru yang sebelumnya belum pernah dipelajari dan diajarkan ket...

Alasan Mulai Nge-Blog Kembali

Gambar
Foto: Pexels.com Aku mulai mengenal blog sejak SMA kelas X, dan sejak saat itu pula aku mencoba membuat dengan ala kadarnya dengan pengaturan tema yang masih jauh dari kata menarik. Meskipun bentuk blog aku yang sekarang juga masih nggak bagus-bagus amat sih. Hwehehehe... Blog yang saat ini aku gunakan semuanya gratisan, mulai dari domain, bentuk tulisan dan background yang digunakan. Semuanya aku gunakan yang sudah tersedia dari blogspot. Isi blog-ku yang pertama waktu SMA dulu hanya berisi tugas-tugas makalah dan praktikum yang pernah aku buat, dan beberapa diantaranya ada yang berupa diary  tulisanku yang ingin aku bagikan kepada orang lain. Sayangnya blog-ku yang dulu sudah nggak tahu nasibnya gimana karena lupa pakai email apa dan password yang mana. Haddehhh 😞😞 sangat tidak patut ditiru. Padahal harusnya bisa menggunakan blog yang dulu tinggal nambahi konten lain 'kan ya.... Sekarang ini aku memulai membuat blog karena aku bergabung di satu komunitas bernama E...

Genre Tulisan Fiksi atau Non Fiksi, Lebih Mudah Mana?

Gambar
foto: Pexels Banyak jenis tulisan yang bisa ditekuni seseorang. Tiap orang pun tidak bisa disamaratakan genre apa yang lebih dominan dikuasainya. Karena setiap karya yang dibuat seseorang memiliki dasar latar belakang yang jelas dalam mempengaruhi karya yang dihasilkannya. Jika ditilik dari genre tulisan, tentu semua orang sudah tahu jika ada 2 genre, yaitu Fiksi dan Non-fiksi. Keduanya memiliki tantangan tersendiri bagi yang belum pernah menulis suatu karya. Tingkat kesulitan seseorang dalam membuat suatu karya tulisan disebabkan karena hal berikut. 1. Buku yang Dibaca Buku atau karya apapun dari seseorang yang sering dibacanya menjadi faktor penting ketertarikan seseorang dalam menulis. Jika lebih suka dengan genre fiksi seperti novel maupun cerpen berikut sejenisnya, pasti kemungkinan besar lebih suka untuk merangkai kata dalam konteks fiksi.  Namun berbeda jika bacaan yang sering dibaca adalah artikel atau buku yang bergenre non fiksi seperti personal developmen...